Pejabat pemerintahan Pakistan telah
mengumumkan secara resmi larangan berinternet yang dikenakan pada lebih
dari 450 situs Web yang diberlakukan efektif mulai tanggal 20 Mei 2010
yang lalu. Adapun alasan utama yang dikutip oleh pejabat Islamabad
adalah karena beberapa situs web yang dilarang tersebut telah
mempresentasikan materi yang dianggap sangat melanggar kesucian dan
merendahkan moral agama tertentu.
Segera setelah filter larangan tersebut
diberlakukan, lalu lintas Internet di Pakistan turun menjadi 25%. Hal
ini terutama disebabkan oleh kenyataan bahwa filter tersebut melibatkan
situs-situs internet yang paling populer dan terbesar seperti Facebook,
YouTube, Flickr dan bahkan Wikipedia.
Berkaitan dengan hal tersebut, penduduk
Pakistan pun dengan cepat bereaksi. Namun demikian, tampaknya tak ada
satupun orang yang bisa diharapkan sejauh ini. Pasalnya setelah larangan
itu diumumkan, para pengunjuk rasa berkumpul di jalan-jalan di ibukota
Karachi untuk mendukung keputusan Pemerintah mereka.
Sebenarnya ini suatu bencana namanya,
tapi apaboleh dikata memang begitulah kenyataannya. Penduduk Pakistan
yang mayoritas beragama Islam, ternyata memiliki alasan sendiri mengapa
mendukung dan bukan memboikot larangan pemerintah mereka. Semua
peristiwa ini dimulai beberapa hari yang lalu, ketika seseorang
membentuk sebuah kelompok Facebook bernama “Everybody Draw Mohammed
Day”.
Pembuat kelompok yang ingin semua orang
untuk menggambar karikatur nabi Muhammad yang berlaku sampai dengan
tanggal 20 Mei 2010 lalu itu menunjukkan para orang Islam tidak takut
ekstremis dan ancaman.
Karena umat Islam menganggap gambar atau
menggambarkan Muhammad sebagai penistaan agama, ketika gerakan kelompok
Pakistan Islamic Lawyers mendapat kesempatan untuk segera mengajukan
petisi bersama Pengadilan Tinggi Pakistan untuk memblokir Facebook
sebelum kompetisi “Everybody Draw Mohammed” akan berakhir dan
orang-orang mulai menampilkan gambar-gambarnya.
Sejauh ini Facebook dianggap telah
ragu-ragu dalam menghapus atau memblokir akses ke grup “Everybody Draw
Mohammed Day” untuk para penggunanya di Pakistan. Maka dari itu,
pemerintah Pakistan segera maju dan mengumumkan rencana pelarangan
tersebut. Dengan adanya kejadian itu, para orang Muslim dan non-Muslim
telah menciptakan sebuah grup Facebook “Anti-Draw Mohammed” sebagai aksi
dalam mendukung filter dan hak (kebenaran) untuk menjaga peraturan
agama dan kepercayaan yang harus dihormati.
Larangan di Facebook itu sendiri
diberlakukan oleh Pemerintah Pakistan pada tanggal 19 Mei 2010 yang lalu
sebelum berakhirnya kontes menggambar karikatur nabi Muhammad tersebut.
Dan barulah pada hari berikutnya muncul larangan mengakses yang
berjumlah lebih dari 450 situs internet.
Seperti halnya YouTube, sebuah situs
milik Google yang sebelumnya juga telah bernasib sama karena dilarang di
Pakistan pada tahun 2007 yang lampau. Sehubungan hal tersebut, baik
YouTube dan Google telah berupaya bernegosiasi dengan pemerintah
Islamabad untuk melarang mereka hanya dalam kondisi tertentu saja.
Namun menurut beberapa pengguna internet
di Pakistan, filter pelarangan yang dikeluarkan pemerintah dapat
dilewati dengan mudah menggunakan proxy server sederhana.
sumber : disini
sumber : disini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar